Mengapa Anak Muda Perlu Membeli Properti?

Penulis : Fitri Ratna Irmalasari

Laman portal brightside.me belum lama ini memuat artikel yang menjelaskan mengapa hanya sedikit dari generasi milenial (usia 30—35 tahun) yang membeli properti. Perbedaan cara pandang generasi muda terhadap kepemilikan properti ditengarai sebagai penyebab utama keengganan mereka berinvestasi properti. Bagi generasi muda, pengalaman lebih berharga dibanding aspek material. Pandangan ini tentu sah-sah saja mengingat persepsi orang terhadap makna kesuksesan memang tak bisa dipukul rata. Sementara di sisi lain, opini para pakar di bidang ekonomi, tata kota, sosiologi, bahkan budaya sangat beragam mengenai berkurangnya minat generasi milenial untuk memiliki rumah dan benda-benda material bernilai tinggi lainnya.

Di Indonesia, generasi milenial, terutama di kota-kota besar umumnya hidup sebagai penyewa properti. Bahkan di Amerika ada istilah generation of rent untuk menyebut generasi muda di negara tersebut. Bagaimana di Indoensia? Sepertinya tidak jauh berbeda. Tingginya harga properti, surplus angkatan kerja sementara peluang kerja terbatas, serta gaji yang tak seberapa di awal karir menjadi satu rantai masalah yang memengaruhi daya beli generasi muda Indonesia.

Apa pun alasannya, kami menyarankan pada Anda untuk sebisa mungkin dan sedini mungkin membeli properti, baik itu tanah, rumah, apartment, atau ruko, kapan pun Anda memiliki kesempatan. Mengapa? Ini dia alasannya.

Harga properti akan semakin mahal. Sulit membayangkan harga properti di Indonesia menurun dari tahun ke tahun. Yang terjadi justru sebaliknya. Kenaikan harga properti bisa naik 15—35%.  Apa yang menyebabkan harga properti terus merangkak naik? Pertama, faktor supply dan demand. Bumi tak mungkin bertambah luas, sementara penduduk baru terus lahir setiap harinya. Anda tentu sudah tahu bahwa angka kelahiran Indonesia tertinggi keempat di dunia, bukan? Kedua, faktor inflasi. Tingginya inflasi menyebabkan daya beli menurun dan harga-harga barang melonjak naik. Pihak pengembang pun mau tak mau menaikan harga mengikuti naiknya harga material bangunan dan upah tukang.

Jadi, membeli properti adalah suatu investasi cemerlang. Anda boleh berargumen bahwa tidak mungkin bagi Anda yang baru berkarir setahun dua tahun untuk membeli properti.

Ada sih yang nawarin apartemen tapi lokasinya jauh dari kantor. Ngapain gue beli rumah di sana? Nggak bakal gue tempatin juga. Lagian gue pinginnya tinggal di rumah, nggak suka apartemen”, komentar Aditya (24), karyawan swasta di area SCBD, Jakarta.

Pendapat Aditya benar juga. Namun, sampai kapan Anda harus menunggu hingga Anda mampu membeli rumah impian itu? Lebih baik Anda cari tahu peluang apartemen tersebut bagi investasi. Jika properti tersebut dekat akses transportasi massal, pabrik, perkantoran, kampus, atau sekiranya akan ramai peminat, Anda bisa membelinya untuk Anda sewakan. Jika Anda membeli secara kredit, Anda bahkan bisa saja tak perlu membayar angsuran setiap bulannya karena sudah teratasi oleh biaya sewa bulanan properti Anda. Anda hanya perlu menabung untuk mengganti uang DP yang mungkin Anda pinjam dari kerabat atau saudara ketika membeli properti tersebut.

Properti bisa jadi andalan dalam kondisi terdesak di kemudian hari. Jika masih muda, rasanya sulit bahwa nantinya Anda mungkin ingin membangun rumah tangga yang tentunya bukan urusan mudah. Kalau Anda sudah memiliki rumah, salah satu kebutuhan primer setidaknya sudah terpenuhi. Atau, tak ada yang tahu bahwa suatu waktu Anda butuh dana dalam jumlah besar untuk keperluan tak terduga kan? Nasib Anda terselamatkan jika Anda memiliki properti.

Pilihan hidup memang bermacam-macam. Selama pilihan itu diambil dengan pertimbangan bijak, tentu tak akan jadi masalah. Merancang masa depan adalah salah satu langkah bijak yang bisa dimulai dari sekarang.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s