Seni Menata Rumah Minimalis

Penulis : Fitri Ratna Irmalasari

Desain minimalis pada dasarnya cocok diterapkan pada hunian sempit maupun luas. Selama ini banyak orang salah kaprah menganggap mengira bahwa konsep minimalis hanya ditujukan untuk rumah mungil. Namun, prinsip minimalis sebenarnya bukan pada sempit atau luasnya hunian. Minimalis adalah tentang memaksimalkan semua fungsi ruang dengan cara menggunakan unsur-unsur dekoratif seminimal mungkin. Anda pun dapat menerapkannya di rumah Anda. Simak tipsnya berikut ini ya.

  • Minimalisir sekat

Rumah pada umumnya dibagi ke dalam beberapa sekat untuk menciptakan ruang tidur, ruang tamu, ruang keluarga, dapur, dll. Jika lahan rumah Anda terbilang sempit, lebih baik jika menggabungkan beberapa fungsi ke dalam satu ruang. Misalnya, Anda bisa menyatukan ruang tamu, keluarga, ruang makan, dan bahkan dapur dalam satu ruangan luas tanpa sekat. Kalaupun Anda ingin memberi batas yang jelas antara dua ruang yang berbeda, Anda bisa memilih menggunakan partisi. Pilih partisi yang desainnya stylish, simple, dan ergonomis ya.

  • Minimalisir furnitur dan perabot

Anda tak perlu memiliki banyak furnitur atau perabot rumah tangga dalam jumlah banyak. Untuk itu, sebelum menata rumah, pertimbangkan secara matang benda apa saja yang akan Anda tempatkan di dalam rumah. Pilih selalu furnitur yang berdesain dan bercorak sederhana namun multfungsi. Anda boleh saja meletakkna furnitur atau hiasan dinding berukuran besar di dalam rumah, selama itu saja cukup dan tidak menambahnya dengan yang lain. Bahkan, menggunakan satu furnitur atau ornamen dekorasi berukuran besar lebih baik daripada meletakkan berbagai furnitur dan ornamen kecil-kecil di dalam rumah Anda. Ini sih bukan minimalis namanya.

Contoh lain dalam memaksimalkan fungsi ruang adalah dengan mendesain tangga yang multifungsi apabila rumah Anda terdiri dari dua lantai. Jangan biarkan tangga hanya memakan tempat, tetapi fungsikan juga sebagai tempat penyimpan atau penambah daya tarik ruangan Anda. Berbagai cara untuk meminimalisir penggunaan banyak benda di dalam rumah, selain membuat rumah terasa nyaman dan lega, juga tak merepotkan. Anda tak perlu membuang banyak energi untuk mengurusi furnitur atau berbagai hiasan di dalam rumah.

  • Memilih warna yang netral

Warna-warna netral seperti putih, krem, dan abu-abu membuat rumah Anda tampak luas, modern, sekaligus clean. Bukan berarti Anda tak boleh bermain dengan warna. Namun, desain minimalis memang dikenal dengan sapuan warna-warna yang tak mencolok mata pada dinding, lantai dan atap. Sebenarnya, Anda tetap boleh bermain dengan warna. Untuk menceriakan suasana ruangan, Anda bisa menempatkan sebuah sofa merah menyala atau lukisan warna warni di tengah ruangan yang didominasi warna-warna netral.

  • Gaya hidup minimalis

Nah, ini dia yang paling penting. Memiliki rumah minimalis berarti gaya hidup Anda pun harus minimalis. Tahan keinginan untuk mengoleksi berbagai hiasan dinding, benda-benda pajangan, atau furnitur-furnitur tambahan yang tak terlalu jelas fungsinya, karena kebiasaan itu jelas bertolak belakang dengan prinsip desain minimalis itu sendiri. Hehe..

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s